<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bunga Rampai Pendidikan</title>
	<atom:link href="http://anginsepoi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anginsepoi.wordpress.com</link>
	<description>Pendidikan Untuk Semua</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2009 01:10:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='anginsepoi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/7d1451a80d3b61f827fb302825fe2cf0?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bunga Rampai Pendidikan</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Kolaborasi Wali Kelas, Guru Wali dan BK</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com/2009/04/02/duet-wali-kelas-dan-guru-wali/</link>
		<comments>http://anginsepoi.wordpress.com/2009/04/02/duet-wali-kelas-dan-guru-wali/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 01:07:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodikpriyambada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anginsepoi.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka meningkatkan efektivitas Manejemen Sekolah, khususnya dalam mendampingi anak didik di Sekolah, perlu diciptakan sebuah sistem yang membuat suasana pendampingan di sekolah bisa menghadirkan suasana seperti sebuah keluarga di rumah.  Sebuah hubungan yang dekat bahkan bersifat pribadi yang membuat anak didik merasa nyaman karena memiliki &#8220;orang tua&#8221; di sekolah.
Sebenarnya peran &#8220;orang tua&#8221; di sekolah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=56&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam rangka meningkatkan efektivitas Manejemen Sekolah, khususnya dalam mendampingi anak didik di Sekolah, perlu diciptakan sebuah sistem yang membuat suasana pendampingan di sekolah bisa menghadirkan suasana seperti sebuah keluarga di rumah.  Sebuah hubungan yang dekat bahkan bersifat pribadi yang membuat anak didik merasa nyaman karena memiliki &#8220;orang tua&#8221; di sekolah.</p>
<p>Sebenarnya peran &#8220;orang tua&#8221; di sekolah secara konsep adalah menjadi tugas semua Guru, khususnya seorang Wali Kelas, yang mengasuh beberapa anak didik yang memiliki jenjang (kelas) yang sama di sebuah komunitas kelas.  Tugas Wali Kelas sedemikian banyak, khususnya yang bersifat administratif atau tulis menulis, seperti :  mendata ketidak hadiran siswa, mengumpulkan nilai anak didik dari guru mata pelajaran, mengisi raport, membagikan raport, dan sejenisnya.  Hal ini membuat komunikasi Wali Kelas dengan anak didik dan orang tuanya tidak begitu efektif dan lebih banyak terjadi secara formal dan kaku.</p>
<p>Ada juga instrumen Bimbingan Konseling yang diharapkan menjadi tempat pembimbingan, pengarahan dan berkeleuh kesah bagi anak didik.  Karena jumlah siswa yang ditangani sangat besar, maka peran BK lebih bersifat kasus demi kasus atau untuk beberapa siswa yang secara sukarela datang atau dipanggil karena terkait beberapa problem yang dialaminya.  Pendekatan kepada seluruh siswa bisa juga dilakukan oleh Tim BK, tetapi biasanya bersifat masal dan umum.</p>
<p>Untuk menyediakan pengganti orang tua selama di sekolah yang dekat dengan anak didik, setiap saat bisa berkomunikasi dengan cara kekeluargaan, tempat berkeluh kesah (curhat) dan pendamping untuk menentukan pilihan &#8211; pilihan terkait program pembelajaran di sekolah, maka diadakannya Guru Wali bagi anak didik diharapkan bisa menjawab problematika tersebut.  Setiap siswa baru akan mendapat seorang Guru Wali dan akan tetap mendampingi sampai siswa yang bersangkutan lulus.  Satu orang Guru bisa menangani sekitar 10 sampai dengan 15 orang siswa sebagai anak &#8211; anak perwaliannya.  Semua Guru (Guru Tetap, Guru  DPK, Guru Bantu dan GTT) sebaiknya mendapat tugas sebagai Guru wali, sehingga tak ada lagi Guru yang hanya sibuk dengan dirinya sendiri, tanpa interkasi efektif dengan anak &#8211; anak didiknya, baik saat di kelas maupun diluar kelas.</p>
<p>Secara berkala diadakan pertemuan antara Guru Wali dengan anak &#8211; anak perwaliannya.  Komunikasi rutin juga bisa dilakukan melalui tatap muka, konsultasi, telpon, sms , email atau lewat cara lain yang sesuai.</p>
<p>Tentu saja diperlukan kerjasama dan saling memberi informasi antara Wali Kelas, Guru Wali dan Tim Bimbingan dan Konseling, sehingga perkembangan anak didik secara integral (terpadu) dapat dimonitor untuk selanjutnya dilakukan perbaikan dan peningkatan yang diperlukan. (DP)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anginsepoi.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anginsepoi.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anginsepoi.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anginsepoi.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anginsepoi.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anginsepoi.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anginsepoi.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anginsepoi.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anginsepoi.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anginsepoi.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=56&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anginsepoi.wordpress.com/2009/04/02/duet-wali-kelas-dan-guru-wali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f1e18bfd49c209462f3b27e7d70c96a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ragil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Pilar Penerapan dan Pengembangan ICT di Sekolah</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com/2009/03/13/tiga-pilar-penerapan-dan-pengembangan-ict-di-sekolah/</link>
		<comments>http://anginsepoi.wordpress.com/2009/03/13/tiga-pilar-penerapan-dan-pengembangan-ict-di-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 04:33:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodikpriyambada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info and Comm Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anginsepoi.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Ada 3 (tiga) pilar yang saling melengkapi guna penerapan ICT (Information and Communication Technology) di sekolah, antara lain:
1.  Sistem Manajemen Sekolah (School Management System)
Suatu sistem yang mengatur bagaimana perencanaan, operasional, monitoring dan improvement suatu organisasi sekolah
2.  Strategi Pengembangan ICT di Sekolah
Suatu perencanaan ICT jangka panjang terintegrasi untuk seluruh elemen di sebuah sekolah.  Mencakup : jangkauan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=54&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ada 3 (tiga) pilar yang saling melengkapi guna penerapan ICT (Information and Communication Technology) di sekolah, antara lain:<br />
1.  Sistem Manajemen Sekolah (School Management System)<br />
Suatu sistem yang mengatur bagaimana perencanaan, operasional, monitoring dan improvement suatu organisasi sekolah<br />
2.  Strategi Pengembangan ICT di Sekolah<br />
Suatu perencanaan ICT jangka panjang terintegrasi untuk seluruh elemen di sebuah sekolah.  Mencakup : jangkauan dan scope ICT, pemilihan teknologi (hard ware, software, jaringan, Internet provider, programming, data base system dll), tahapan implementasi, pelatihan ICT, Sosialisasi dll.<br />
3.  Pengembangan budaya ICT di Sekolah<br />
Sebuah perencanaan yang bertujuan untuk membuat sebuah lingkungan belajar berbasis ICT, menuju budaya implementasi ICT di sekolah yang sehat dan efektif.  Pengembangan budaya ICT ini melibatkan seluruh elemen sekolah (pimpinan, guru, karyawan, siswa dan bahkan orang tua siswa).</p>
<p>3 pilar tersebut harus berjalan seiring dan selaras, jangan sampai satu pilar lebih dominan dibandingkan yang lain.<br />
Contoh: ICT sudah terset up dan di implementasikan di proses belajar mengajar, tetapi belum ada sistem baku yang mengatur bagaimana model belajar mengajar menggunakan ICT.  Bisa jadi tafsir dan kreasi para guru beragam dalam menerapkan ICT, atau mungkin ada guru yang tetap tenang &#8211; tenang saja mengajar dengan gaya lamanya yang sangat klasik tanpa sentuhan ICT.<br />
Atau Sitem Manajemen Sekolah sudah sedemikian lengkap (mungkin sudah bersertifikat ISO 9001), tetapi ICT nya masih jauh ketinggalan di belakang, sehingga proses yangberjalan lambat dan tidak efisien (baca: membosankan, penuh paper work).<br />
Atau mungkin karena budaya ICT tak dkembangkan, boleh jadi guru &#8211; guru sudah menjinjing lap top ke sana kemari, tapi tak pernah membuka emailnya secara rutin.  Nah payah kan &#8230;?  Atau karena internet masuk di sekolah akhirnya disertai pornografi masuk sekolah, karena budaya ICT sehat belum digarap?</p>
<p>Itulah pendapat saya, bagaimana dengan pendapat anda? (DP)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anginsepoi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anginsepoi.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anginsepoi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anginsepoi.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anginsepoi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anginsepoi.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anginsepoi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anginsepoi.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anginsepoi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anginsepoi.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=54&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anginsepoi.wordpress.com/2009/03/13/tiga-pilar-penerapan-dan-pengembangan-ict-di-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f1e18bfd49c209462f3b27e7d70c96a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ragil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengelolaan dan Pemeliharaan Bangunan / Peralatan Sekolah</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com/2009/03/12/pengelolaan-dan-pemeliharaan-bangunan-dan-peralatan-sekolah/</link>
		<comments>http://anginsepoi.wordpress.com/2009/03/12/pengelolaan-dan-pemeliharaan-bangunan-dan-peralatan-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 07:47:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodikpriyambada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anginsepoi.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Bangunan dan Peralatan di Sekolah Sangat Kompleks

Bangunan fisik sekolah dan peralatannya saat ini berkembang menjadi semakin kompleks seiring dengan perkembangan dunia pendidikan.  Lingkungan fisik sekolah secara lengkap biasanya terdiri dari:
-  Bangunan sekolah dan bangunan pendukung (asrama, kantin, koperasi, aula dsb)
-  Kamar mandi, WC, dan wastafel
-  Jaringan Listrik dan Penangkal Petir
-  Jaringan Komputer (LAN, WAN / [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=44&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Bangunan dan Peralatan di Sekolah Sangat Kompleks<br />
</strong></p>
<p>Bangunan fisik sekolah dan peralatannya saat ini berkembang menjadi semakin kompleks seiring dengan perkembangan dunia pendidikan.  Lingkungan fisik sekolah secara lengkap biasanya terdiri dari:</p>
<p>-  Bangunan sekolah dan bangunan pendukung (asrama, kantin, koperasi, aula dsb)</p>
<p>-  Kamar mandi, WC, dan wastafel</p>
<p>-  Jaringan Listrik dan Penangkal Petir</p>
<p>-  Jaringan Komputer (LAN, WAN / internet)</p>
<p>-  Saluran Air Bersih</p>
<p>-  Saluran Air Kotor dan Drainage (Selokan)</p>
<p>-  Halaman dan Tempat Parkir</p>
<p>-  Lapangan Olah Raga</p>
<p>-  Laboratorium, dan sebagainya</p>
<p>Sementara itu peralatan yang ada di Sekolah yang cukup lengkap biasanya terdiri dari:</p>
<p>-  Genset (Generator Listrik)</p>
<p>- Komputer lengkap</p>
<p>-  Multi Media (LCD) Projector</p>
<p>-  Air Conditioner (AC)</p>
<p>-  Kamera, Handy Cam, DVD Player</p>
<p>-  Mobil Sekolah</p>
<p>-  Perlengkapan Laboratorium dan sebagainya.</p>
<p>Melihat sederetan daftar tersebut, ternyata bahwa bangunan dan peralatan yang harus dikelola dan dipelihara di sekolah adalah sangat rumit dan memerlukan penanganan yang tepat dan serius.  Gedung dan peralatan di sekolah jika dibandingkan dengan sebuah hotel atau rumah sakit, ternyata tidak lebih sederhana dalam hal pengelolaan dan pemeliharaannya.</p>
<p><strong>Pemilihan Sistem Pengelolaan dan Pemeliharaan Yang Tepat<br />
</strong></p>
<p>Berangkat dari kondisi itulah kiranya perlu dipilih sistem pengelolaan dan perawatan yang profesional dan efektif.  Pilihan berupa menunjuk koordinator aktivitas tersebut kepada salah satu Guru, mungkin bukan langkah yang tepat karena seorang Guru adalah seorang pendidik profesional, sehingga waktunya tercurah pada tanggung jawabnya memberikan pelajaran kepada siswa, sehingga pengelolaan dan pemeliharaan bangunan dan peralatan sekolah besar kemungkinannya akan akan terbengkalai.  Belum lagi pertimbangan bahwa pengelolaan dan pemeliharaan gedung dan peralatan adalah sebuah keahlian khusus dan memerlukan manajemen khusus pula, sehingga diperlukan seorang manajer profesional untuk menanganinya.</p>
<p>Beberapa pilihan untuk pananganan pengelolaan dan pemeliharaan gedung dan peralatan sekolah yang efektif adalah:</p>
<p>a.  Outsourcing (menyerahkan secara total kepada pihak ketiga dengan perjanjian kontrak)</p>
<p>b.  Merekrut tenaga tetap yang memiliki keahlian sebagai manajer atau koordinator pengelolaan gedung dan peralatan.  Tentu akan didukung oleh tenaga kerja dalam jumlah yangcukup dan memiliki ketrampilan sebagai pelaksana.</p>
<p>c.  Menunjuk salah seorang guru sebagai waka sarana / prasarana dengan sebuah konsekuensi guru yangbersangkutan diberikan jam mengajar yang minim (agar punya waktu), diikutkan pelatihan manejemen pengelolaan dan pemeliharaan aset, serta didukung tenaga kerja lapangan yang cukup dan punya keahlian.</p>
<p><strong>Melibatkan Siswa</strong></p>
<p>Untuk keperluan pendidikan dan menjaga kebersihan bangunan dan peralatan, khususnya ruangkelas dan isinya, seyogyanya siswa dilibatkan untuk hal tersebut dalam bentuk:</p>
<p>-  Regu piket harian (semua siswa terlibat) yang betugas membersihkan kelas setiap hari (sebelum dan atau setelah jam pelajaran)</p>
<p>-  Lomba kebersihan kelas setiap setahun sekali</p>
<p>-  Memberikan kebebasan siswa dibawah koordinasi ketua kelas untuk mengatur tampilan kelasnya senyaman dan seindah mungkin.</p>
<p><strong>Penutup</strong></p>
<p>Perkembangan jaman menuntuk manajemen sekolah yang lebih luas dan efektif, agar kegiatan utama di sekolah tidak mengalami gangguan akibat kelemahan sistem pengoperasian dan perawatan gedung dan peralatan sekolah (listrik mati, alat rusak, gedung rusak, ruang kotor, kamar mandi bau, wc mampet dsb).  Untuk kepala sekolah hal ini akan menyita waktu dan tenaga yang tidak ringan dan berlangsung rutin dari hari ke hari, jadi jangan menganggap mudah hal ini.</p>
<p>Selamat berkarya. (DP)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anginsepoi.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anginsepoi.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anginsepoi.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anginsepoi.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anginsepoi.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anginsepoi.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anginsepoi.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anginsepoi.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anginsepoi.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anginsepoi.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=44&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anginsepoi.wordpress.com/2009/03/12/pengelolaan-dan-pemeliharaan-bangunan-dan-peralatan-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f1e18bfd49c209462f3b27e7d70c96a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ragil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ujian Nasional SMA 20 &#8211; 24 April 2009</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/12/15/ujian-nasional-sma-20-24-april-2009/</link>
		<comments>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/12/15/ujian-nasional-sma-20-24-april-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 23:47:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodikpriyambada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kurikulum]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anginsepoi.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA&#8211;MI: Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak terpengaruh oleh pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang jatuh pada 9 April 2009.
UN akan tetap dilaksanakan pada rencana sebelumnya, yakni mulai 20 &#8211; 24 April 2009 untuk siswa SMA sederajat.
&#8221;Sedangkan, untuk siswa SMP sederajat seminggu setelah UN SMA (tanggal 27 April 2009), dan untuk SD sekitar pertengahan Mei 2009,&#8221; ujar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=39&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>JAKARTA&#8211;MI: Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak terpengaruh oleh pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang jatuh pada 9 April 2009.</p>
<p>UN akan tetap dilaksanakan pada rencana sebelumnya, yakni mulai 20 &#8211; 24 April 2009 untuk siswa SMA sederajat.</p>
<p>&#8221;Sedangkan, untuk siswa SMP sederajat seminggu setelah UN SMA (tanggal 27 April 2009), dan untuk SD sekitar pertengahan Mei 2009,&#8221; ujar Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Djemari Mardapi kepada Media Indonesia, di Jakarta, Rabu (26/11).</p>
<p>Penegasan itu, katanya, sekaligus menepis isu dimajukannya pelaksanaan UN akibat diselenggarakannya Pemilu. &#8221;Masalahnya, memang agak terlambat sosialisasi jadwal ini kepada media massa, namun minggu depan akan kita sosialisasikan kepada media massa,&#8221; ujar Djemari.</p>
<p>Mengenai mata pelajaran yang diujikan bagi siswa SMA sederajat, tambah Djemari, akan diujikan 6 mata pelajaran. &#8221;Untuk tahun depan, perubahannya UN akan diselenggarakan dari 3 hari menjadi 5 hari, jadi cuma hari pertama saja yang diujikan dua mata pelajaran,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selain itu, jelas Djemari, pihaknya juga menghimbau agar guru, untuk mempersiapkan materi pelajaran dengan baik kepada siswa. &#8221;Dan, mengenai kisi-kisi mata pelajaran tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, minggu depan, akan kita sosialisasikan kepada pemerintah kabupaten/kota tentang kisi-kisi ujian itu,&#8221; kata Djemari.</p>
<p>Ketika ditanya Media Indonesia, mengenai standar kelulusan apakah akan dinaikkan dari nilai rata-rata 5,25 pada UN 2008 sebelumnya, Djemari memaparkan, kemungkingan akan ada perubahan dari angka 5,25.</p>
<p>&#8221;Mungkin jadi 5,5 pada UN 2009 (untuk SMP sederajat dan SMA sederajat), namun hal ini belum dipastikan, kita tunggu saja sosialisasinya,&#8221; kata Djemari.</p>
<p>Djemari juga yakin, pada pelaksanaan UN tahun depan, akan berlangsung baik, karena keterlibatan perguruan tinggi dalam pelaksanaan UN tidak hanya mengawasi saja, melainkan pula ikut bertanggung jawab atas segala kecurangan atau kebocoran soal-soal UN.</p>
<p>Menyikapi pelaksanaan UN, anggota DPR dari fraksi PDI Perjuangan menegaskan agar pemerintah komitmen untuk jadwal UN tidak mengganggu siswa, karena harus bertabrakan dengan jadwal pelaksanaan Pemilu 2009. &#8221;Itu yang perlu digarisbawahi, karena siswa-siswa saya yakin, ada yang ikut terlibat meramaikan Pemilu 2009,&#8221; paparnya.</p>
<p>Ia juga meminta, agar tingkat kecurangan dan kebocoran tetap menjadi perhatian BSNP dalam pelaksanaan UN. &#8221;Dan, yang tidak lupakan, jadikan UN itu sebagai ujian yang bentuknya untuk memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia secara merata,&#8221; jelas Cyprianus. (Dik/OL-02) (Sumber : Media Indonesia, Rabu, 26 2008 18:46 WIB)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anginsepoi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anginsepoi.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anginsepoi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anginsepoi.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anginsepoi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anginsepoi.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anginsepoi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anginsepoi.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anginsepoi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anginsepoi.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=39&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/12/15/ujian-nasional-sma-20-24-april-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f1e18bfd49c209462f3b27e7d70c96a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ragil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sapaan Yang Mendidik Akhlaq</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/09/16/sapaan-yang-mendidik-akhlaq/</link>
		<comments>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/09/16/sapaan-yang-mendidik-akhlaq/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 04:25:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodikpriyambada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anginsepoi.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit sekali orang tua yang bepesan kepada anaknya saat mau berangkat ke sekolah dengan pesan : 
“Kalau ulangan jangan nyontek ya?”
“Berusahalah menolong temanmu hari ini”
“Jangan lupa selalu berdo’a!”
“Yang rukun ya dengan teman – temannya”
 
Barangkali pesan yang sering dipesankan oleh orang tua saat anaknya mau berangkat sekolah adalah:
“Kalau ulangan yang teliti ya!”
&#8220;Jangan tergesa &#8211; gesa kalau mengerjakan ujian!&#8221;
“Mudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=36&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sedikit sekali orang tua yang bepesan kepada anaknya saat mau berangkat ke sekolah dengan pesan : </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Kalau ulangan jangan nyontek ya?”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Berusahalah menolong temanmu hari ini”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Jangan lupa selalu berdo’a!”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Yang rukun ya dengan teman – temannya”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Barangkali pesan yang sering dipesankan oleh orang tua saat anaknya mau berangkat sekolah adalah:</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Kalau ulangan yang teliti ya!”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">&#8220;Jangan tergesa &#8211; gesa kalau mengerjakan ujian!&#8221;</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Mudah – mudahan nilaimu baik untuk ulangan nanti”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Mama doakan bisa naik kelas”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Dikelas jangan ribut ya!”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Selamat belajar”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sepintas memang tak ada perbedaan antara pesan kelompok pertama dengan pesan kelompok kedua, bahkan kedua kelompok pesan itu, semuanya bertujuan baik.<span>  </span>Tetapi jika dicerna lebih mendalam, maka kelompok pertama terasa lebih menyentuh hati si anak agar selalu berbuat baik dan menolong sesama.<span>  </span>Motivasi kepada anak agar berbudi pekerti luhur (akhlaqul karimah) setiap saat setiap waktu, insya Allah akan menjadikan anak menjadi berkembang manusia yang berbudi pekerti luhur.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Alangkah indahnya jika secara rutin kita menyapa si anak saat pulang sekolah dengan sapaan:</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Bagaimana Nak, sudah menolong temannya di sekolah tadi?”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Ulangannya tadi pasti dikerjakan sendiri ya?”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Tadi tak lupa berdoa kan di sekolah?”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Ulangan yang dikerjakan sendiri walaupun nilainya kurang bagus, lebih baik daripada hasil bagus tetapi diperoleh dari nyontek teman”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> &#8221;Ayah bangga punya anak jujur&#8221;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">sebagai imbangan sapaan kita saat anak pulang sekolah yang biasanya adalah seperti ini:</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Bagaimana ulangan di sekolah? Nilainya bagus kan?”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Kamu harus remidi nggak?”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Kenapa nilai matematikamu tidak bagus?”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Naik kelas kan?”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Jadi olah raga sepak bola di sekolah?”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Hasil ulangan sudah dibagikan?”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Semoga anak kita menjadi anak – anak yang berbudi pekerti luhur sebagai harapan sebuah generasi masa depan yang lebih baik dari generasi kita.<span>  </span>Amien. (DP)</span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anginsepoi.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anginsepoi.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anginsepoi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anginsepoi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anginsepoi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anginsepoi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anginsepoi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anginsepoi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anginsepoi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anginsepoi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anginsepoi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anginsepoi.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=36&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/09/16/sapaan-yang-mendidik-akhlaq/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f1e18bfd49c209462f3b27e7d70c96a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ragil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lintangku (Cerpen berbahasa Jawa)</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/07/31/lintangku/</link>
		<comments>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/07/31/lintangku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 09:44:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodikpriyambada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi dan Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anginsepoi.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[“Wong jeneng kok Lintang, to Mas?”, mangkono pitakone bojoku nalika aku nduwe usulan jeneng kanggo anakku wedok. “Njur kepriye leh nyeluk engko?”. Aku mangsuli, “Ya bisa wae diceluk Lin utama Tang utawa diceluk genep sisan, Lintang. Lak ya mathuk to Buk?”. Bojoku mung meneng wae ora semaur apa &#8211; apa, nanging aku wis apal menawa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=29&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Wong jeneng kok Lintang, to Mas?”, mangkono pitakone bojoku nalika aku nduwe usulan jeneng kanggo anakku wedok.<span> </span>“Njur kepriye leh nyeluk engko?”.<span> </span>Aku mangsuli, “Ya bisa wae diceluk Lin utama Tang utawa diceluk genep sisan, Lintang.<span> </span>Lak ya mathuk to Buk?”.<span> </span>Bojoku mung meneng wae ora semaur apa &#8211; apa, nanging aku wis apal menawa dheweke kuwi jan babar pisan ora sarujuk marang jeneng sing dak usulke mau.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Wusanane kabeh sarujuk yen anakku wadon dijenengi Dhanastri Kirana Melathi.<span> </span>Diundang Dhana, &#8230;.<span> </span>Kekudangan marang anakku wadon iki kaya mangkene: Ayu lan bekti pinindha widodari, uripe tansah migunani tumrap sapadha – padha kaya sumunare rembulan kang madhangi jagad sak isine, lan tansah nindakake tingkah laku kang utama kaya wangi lan putihe kembang melathi.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tansah mesem marang sapa wae kang ngliling dheweke &#8230; Trus dipunjuli ngguyu nengsemake ati.<span> </span>Awake lemu ginuk – ginuk, mripatane rada sipit, kaya simbah Kakunge.<span> </span>Lucu banget anakku wadon, mula tansah dadi wewayangane atiku nalika aku makarya sabendinane.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Nalika arep ngancik setahun Dhana durung bisa mbrangkang, amarga dina – dinane asring nandhang lara lan saba ndaleme bu dokter lan rumah sakit.<span> </span>Uga durung bisa ngucap apa – apa, mung tangise kang banter nganti krungu tangga teparo.<span> </span>Yen lagi seneng atine, karo mlumah sikile tengen diobah – obahake nyenggol tanggalan sing mapan ana cedhak panggon turune.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Yen ngudang sok – sok tak kudang mangkene, “ Dhanastri Kuncrit Melathi &#8230; Dhanastri Lintang Melathi &#8230;”.<span> </span>Tak kudang Kuncrit amarga Ibune asring ndandani rambute Dhana sing ngandhan – andhan dikuncrit siji mendhuwur dadi lan ayu tur lucune.<span> </span>Dheweke kaya – kaya ngerti yen lagi diceluk Bapake, trus ngguyu kekelen mranani ati.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ing wulan Mei 2008, nalika nampa telpon saka bojoku kaya – kaya ora ana firasat babar pisan, nanging kaya bledheg wayah awan, bojoku mung kandha, “Dhana ora enek mas.”.<span> </span>Aku kaya ora percaya sabab dhek Minggu bengi mentas gojegan karo aku.<span> </span>Aku banjur takon maneh, “Piye buk?”.<span> </span>Dibaleni maneh karo bojoku,”Dhana wis dipundhut balik dening Allah, mas”, mengkono bojoku njlentrehake ukarane karo nangis.<span> </span>Dhuh Gusti Allah, kados taksih dereng dangu anggen kula momong anak kula Dhana &#8230; nggih Lintang kawula.<span> </span>Oh Gusti Allah, mugi wonten ngarsa Panjenengan anak kula wadon pinaringan panggenan ingkang sak sae – saenipun.<span> </span>Kula saha keluarga sampun ikhlas lair trusing batos anampi takdir Panjenengan.<span> </span>Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.<span> </span>Kabeh wis dadi pepesthine Gusti Allah.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Lintang ku sak iki mbok muga – muga wis luwih tetrem lan bisa mlaku, bisa omong &#8211; omongan lan playon dolanan pasaran karo kanca – kancane ana ndaleme Gusti Allah.<span> </span>Muga – muga suk yen wis dhumawah titi wancine aku ditimbali sowan ana ngarsaning Gusti Allah, bisa dipapak anakku si Lintang &#8230; kanthi eseme kang tansah dadi wewayangane atiku. (DP)</span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anginsepoi.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anginsepoi.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anginsepoi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anginsepoi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anginsepoi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anginsepoi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anginsepoi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anginsepoi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anginsepoi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anginsepoi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anginsepoi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anginsepoi.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=29&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/07/31/lintangku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f1e18bfd49c209462f3b27e7d70c96a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ragil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Kebangsaan &#8211;  Mulai Terlupakan</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/07/30/pendidikan-kebangsaan-mulai-terlupakan/</link>
		<comments>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/07/30/pendidikan-kebangsaan-mulai-terlupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 22:57:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodikpriyambada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anginsepoi.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Menyongsong 63 tahun Indonesia Merdeka, saat yang tepat bagi para pendidik untuk merenungkan kembali apakah pendidikan kebangsaan kepada anak &#8211; anak didik masih secara konsiten kita lakukan.  Bagaimana kita memberikan pengertian bahwa konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia telah mempersatukan bangsa Indonesia sejak 17 Agustus 1945 sampai dengan saat ini.   Kenyataan di masyarakat mencerminkan bahwa pemahaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=27&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menyongsong 63 tahun Indonesia Merdeka, saat yang tepat bagi para pendidik untuk merenungkan kembali apakah pendidikan kebangsaan kepada anak &#8211; anak didik masih secara konsiten kita lakukan.  Bagaimana kita memberikan pengertian bahwa konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia telah mempersatukan bangsa Indonesia sejak 17 Agustus 1945 sampai dengan saat ini.   Kenyataan di masyarakat mencerminkan bahwa pemahaman tentang arti negara dan bangsa di kalangan anak didik sangat minim dan bahkan sangat memprihatinkan.</p>
<p>Banyak pelajar yang tidak mengetahui siapa WR Supratman, juga banyak yang tak mengenal bagaimana lagu Indonesia Raya.  Bendera merah putih lebih melekat sebagai warna yang muncul saat perayaan tujuh belas agustusan dan bukan merah putih sebagai keberanian bangsa Indonesia untuk berjuang dengan kesucian tekad memakmurkan negara Indonesia tercinta.</p>
<p>Di beberapa sekolah, terutama di kota besar, sudah tidak dijumpai lagi upacara bendera hari Senin pagi, juga tak ada upacara bendera hari besar Nasional.  Praktis anak &#8211; anak didik sedikit sekali mendapat kesempatan untuk mengenal nilai kebangsaan Indonesia sebagai nilai untuk merekatkan persatuan bangsa Indonesia.</p>
<p>Jangan terkejut kalau negara dipahami oleh anak didik sebagai pemerintah, pemerintah sebagai partai politik dan partai politik adalah memuakkan.  Akhirnya  mereka memahami konsep berbangsa dan bernegara sebagai sesuatu yang memuakkan.  Sebelum semuanya terlambat dan menjadi penyubur disintegrasi bangsa di tataran nilai kebangsaan, maka seyogyanya di momentum Indonesia Merdeka 63 tahun ini para pendidik tersadar dari mimpinya untuk menggelorakan kembali semangat kebangsaan dan menyusun kembali konsep pendidikan kebangsaan lebih dari sekedar pelajaran Kewarganegaraan.</p>
<p>Hiduplah tanahku hiduplah begeriku, bangsaku, rakyatku semuanya</p>
<p>Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya &#8230;&#8230;(DP)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anginsepoi.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anginsepoi.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anginsepoi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anginsepoi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anginsepoi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anginsepoi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anginsepoi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anginsepoi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anginsepoi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anginsepoi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anginsepoi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anginsepoi.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=27&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/07/30/pendidikan-kebangsaan-mulai-terlupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f1e18bfd49c209462f3b27e7d70c96a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ragil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prinsip &#8211; Prinsip Pengembangan Kurikulum</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/05/13/prinsip-prinsip-pengembangan-kurikulum/</link>
		<comments>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/05/13/prinsip-prinsip-pengembangan-kurikulum/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 01:04:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodikpriyambada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anginsepoi.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[a. Berpusat Pada Potensi, Perkembangan, Kebutuhan, dan Kepentingan Peserta Didik dan Lingkungannya
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=26&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;"><strong>a. Berpusat Pada Potensi, Perkembangan, Kebutuhan, dan Kepentingan Peserta Didik dan Lingkungannya</strong><br />
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.<br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>b. Beragam dan Terpadu</strong><br />
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadat, serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.<br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>c. Tanggap Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni</strong><br />
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.<br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>d. Relevan dengan Kebutuhan Kehidupan</strong><br />
Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.<br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>e. Menyeluruh dan Berkesinambungan</strong><br />
Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>f. Belajar Sepanjang Hayat</strong></p>
<p style="text-align:left;">Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal dan informal, dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>g. Seimbang Antara Kepentingan Nasional dan Kepentingan Daerah </strong></p>
<p style="text-align:left;">Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p style="text-align:left;">(Diambil dari : Lampiran Permendiknas No. 22 tahun 2006 tanggal 23 Mei 2006)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anginsepoi.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anginsepoi.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anginsepoi.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anginsepoi.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anginsepoi.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anginsepoi.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anginsepoi.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anginsepoi.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anginsepoi.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anginsepoi.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anginsepoi.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anginsepoi.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=26&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/05/13/prinsip-prinsip-pengembangan-kurikulum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f1e18bfd49c209462f3b27e7d70c96a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ragil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ujian Nasional 2008 &#8211; Humor Tidak Lucu</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/05/01/ujian-nasional-2008-humor-tidak-lucu/</link>
		<comments>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/05/01/ujian-nasional-2008-humor-tidak-lucu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 06:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodikpriyambada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ujian Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anginsepoi.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Ujian Nasional 2008 sudah berlalu tinggal menunggu pengumuman kelulusannya saja.  Beberapa orang guru di Sumatra terpaksa menghadapi masalah dengan aparat berwajib, karena tertangkap saat mengganti jawaban siswanya yang mayoritas salah dan berpotensi tidak lulus.  &#8220;Kasih sayang&#8221; para Guru kepada siswa tersayangnya lah yang mendorong perbuatan pidana itu terjadi.  Astaghfirullah &#8230;
Sementara itu pak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=25&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ujian Nasional 2008 sudah berlalu tinggal menunggu pengumuman kelulusannya saja.  Beberapa orang guru di Sumatra terpaksa menghadapi masalah dengan aparat berwajib, karena tertangkap saat mengganti jawaban siswanya yang mayoritas salah dan berpotensi tidak lulus.  &#8220;Kasih sayang&#8221; para Guru kepada siswa tersayangnya lah yang mendorong perbuatan pidana itu terjadi.  Astaghfirullah &#8230;</p>
<p>Sementara itu pak Menteri Diknas dengan l;antang meneriakkan statement, bahwa pelanggar Unas 2008 agar dipidanakan.   Memang pak Menteri Diknas, yang juga seorang Guru Besar, telah mengatakan sesuatu yang benar (&#8221; haq &#8230; kata Dony teman saya) menurut kaca mata hukum.  Tetapi apakah kira &#8211; kira pak Menteri sudah mengetahui praktek pelaksanaan Unas di mana &#8211; mana yang penuh dengan kecurangan?  Atau pura &#8211; pura tidak tahu?    Bukankah telah terjadi &#8220;ketakutan&#8221; bahkan &#8220;trauma&#8221;  tidak lulus karena nilai Unas dibawah standart, telah memaksa para Guru membuat jawaban untuk siswa &#8211; siswa nya, seperti kasus di Sumatra dan di banyak tempat di Indonesia?</p>
<p>Beberapa orang guru berucap, &#8220;Untung ya di sekolah kita kemarin tidak ada yang tertangkap &#8230;Jadi aman &#8211; aman saja.  Bagaimana ya tahun depan? &#8220;    Ada yang berkata pula, &#8221; Kalau sekolah kita terpaksa memberi jawaban kepada siswa, karena sekolah lain pun lebih parah pelanggarannya &#8230;Ibaratnya kita balas curang dengan kecurangan pula, daripada siswa kita banyak yang tidak lulus&#8221;  Terus ada pula guru Agama yang mengeluh,&#8221;Sia &#8211; sialah saya mendidik anak &#8211; anak didik agar selalu berbuat jujur kalau akhirnya semua itu terpaksa dijungkir balikkan saat Unas &#8230;&#8221;</p>
<p>Memang para mayoritas birokrat yang bertanggung jawab untu maslaah pendidikan menolak statement kecurangan pada peleksanaan Unas 2008 dan menantang pembuktian jika ada yang mengatakan ada kecurangan  Bukankah ini ibarat sebuah humor yang tidak lucu &#8230; dimana para birokrat seolah &#8211; olah tidak tahu tentang praktek yang sebenarnya terjadi saat pelaksanaan Unas 2008,  &#8230;Saya jadi bingung.</p>
<p>Saatnya para para orang tua, pendidik sejati, para kyai, para pastur, para pendeta, para intelektual, para pimpinan ormas keagamaan dan semua wakil elemen masyarakat yang peduli masa depan generasi mendatang harus satu kata :  TOLAK UNAS SEBAGAI SYARAT KELULUSAN  &#8230; atau benar &#8211; benar nantinya sekolah di Indonesia menjadi lahan subur kaderisasi &#8220;koroptor Indonesia masa depan&#8221;.</p>
<p>Subhanallah &#8230; (DP)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anginsepoi.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anginsepoi.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anginsepoi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anginsepoi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anginsepoi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anginsepoi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anginsepoi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anginsepoi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anginsepoi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anginsepoi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anginsepoi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anginsepoi.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=25&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/05/01/ujian-nasional-2008-humor-tidak-lucu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f1e18bfd49c209462f3b27e7d70c96a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ragil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Plus Minus Kelas Unggulan (Pendapat Para Pakar)</title>
		<link>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/03/26/plus-minus-kelas-unggulan-pendapat-para-pakar/</link>
		<comments>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/03/26/plus-minus-kelas-unggulan-pendapat-para-pakar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2008 23:48:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodikpriyambada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kelas Unggulan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anginsepoi.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Prof Suyanto - Rektor Universitas Negeri Yogyakarta
1.       Pengelompokan siswa secara homogen berdasarkan kemampuan akademik menjadi kelas superbaik, amat baik, baik, sedang, kurang, sampai ke kelas &#8220;gombal&#8221;, tidak memiliki dasar filosofi yang benar.
2.       Stigmatisasi pada siswa di kelas &#8220;gombal&#8221;. Mereka akan kehilangan rasa percaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=24&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span class="fullpost"><b>Prof Suyanto </b>- Rektor Universitas Negeri Yogyakarta</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span class="fullpost"><span><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Pengelompokan siswa secara homogen berdasarkan kemampuan akademik menjadi kelas superbaik, amat baik, baik, sedang, kurang, sampai ke kelas &#8220;gombal&#8221;, tidak memiliki dasar filosofi yang benar.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Stigmatisasi pada siswa di kelas &#8220;gombal&#8221;. Mereka akan kehilangan rasa percaya diri. </span><span>  </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span class="fullpost"><span><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Siswa yang masuk dalam kategori kelas superbaik memiliki kecenderungan arogan, elitis, dan eksklusif.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span class="fullpost"><span><span>4.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Di kelas superbaik, guru bisa tampil penuh gairah karena munculnya fenomena positive hallow effect terhadap anak-anak berotak brilian. </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span class="fullpost"><span><span>5.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Di kelas &#8220;gombal&#8221; guru cenderung masa bodoh akibat munculnya fenomena negative hallow effect terhadap kelompok siswa berotak pas-pasan.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span class="fullpost"><span><span>6.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Akan terjadi proses dehumanisasi secara sistematik di sekolah, karena tidak mencerminkan kehidupan masyarakat yang bercorak heterogen.</span> <span class="fullpost"></span></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><span class="fullpost"><b>Prof Liek Wilardjo </b>-Fisikawan dari UKSW- </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span class="fullpost"><span><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Anak-anak berbakat dan berotak cemerlang perlu mendapatkan perhatian khusus agar mereka dapat menumbuhkembangkan talenta dan kecerdasannya. </span><br />
<span class="fullpost">Jika anak-anak berbakat dijadikan satu dengan anak-anak yang lamban, mereka akan kehilangan semangat belajar karena jenuh dengan proses pembelajaran yang lamban. </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Anak-anak yang kurang pandai akan mengalami kerepotan jika dibiarkan bersaing dengan siswa-siwa pintar. </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Kelas heterogen justru akan mempersubur mediokritas, di mana anak-anak cemerlang tidak bisa mengembangkan talenta dan kecerdasannya, mengalami stagnasi dan pemandulan intelektual. Sementara anak-anak lamban hanya &#8220;jalan di tempat&#8221;. </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span class="fullpost"><span><span>4.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Kekhawatiran bahwa siswa yang masuk dalam kelas &#8220;gombal&#8221; akan dihinggapi rasa minder dianggap terlalu berlebihan, karena baru berdasarkan asumsi yang belum diuji kebenarannya.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span class="fullpost"><span><span>5.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Pengelompokan siswa lamban di dalam kelas tersendiri &#8211; seperti halnya yang terjadi di Inggris &#8211; justru diyakini dapat memudahkan penanganannya secara khusus.</span><br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--><span class="fullpost"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="fullpost"><b>Prof. Conny R Semiawan (1992)</b>:</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Perlunya pengembangan kurikulum berdiferensiasi, di mana peserta didik yang berkemampuan unggul perlu mendapatkan perhatian khusus. </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span class="fullpost"><span><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Kurikulum berdiferensiasi dapat mewujudkan seseorang sesuai dengan kemampuan yang ada padanya, dapat menghadapi masalah dan kompleksitas kehidupan yang berubah akibat peningkatan teknologi dan perubahan nilai-nilai sosio-kultural.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;">&nbsp;</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:'Arial','sans-serif';"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="fullpost"><b>Susan Albers Mohrman (et. al. School Based Management: Organizing for High Performance, San Fransisco, 1994 h 81)</b>:</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span class="fullpost">Sebutan sekolah unggulan itu sendiri kurang tepat, karena &#8220;unggul&#8221; menyiratkan adanya superioritas dibanding dengan yang lain</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;">2.   Kata unggulan (excellent) menunjukkan adanya &#8220;kesombongan&#8221; intelektual yang sengaja ditanamkan di lingkungan sekolah.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;">3.  Di negara maju untuk menunjukkan sekolah baik tidak menggunakan kata unggul (excellent) melainkan effective, develop, accelerate dan essential (DP)</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">           </span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anginsepoi.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anginsepoi.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anginsepoi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anginsepoi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anginsepoi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anginsepoi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anginsepoi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anginsepoi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anginsepoi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anginsepoi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anginsepoi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anginsepoi.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anginsepoi.wordpress.com&blog=2211332&post=24&subd=anginsepoi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anginsepoi.wordpress.com/2008/03/26/plus-minus-kelas-unggulan-pendapat-para-pakar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f1e18bfd49c209462f3b27e7d70c96a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ragil</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>